ILMU PEMERINTAHAN DAN ILMU NEGARA Oleh Kirmadi, SIP

Secara umum kadang kita bertanya-tanya apa perbedaan Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Negara. Banyak pakar yang menguraikan tentang keilmuan tersebut. Secara umum dapat dipahami bahwa  Ilmu Pemerintahan mempelajari tentang manajemen atau pengelolaan organisasi publik, diantaranya lembaga legislatif, eksekutif, yudikatif, dan lembaga lainnya yang berfungsi dalam menjalankan fungsi negara, yang diatur dalam undang-undang. Disini juga  memahami tugas-tugas administrasi, manajemen, dan organisasi pada badan-badan publik. Selain itu  akan dibekali dengan skill public speaking, negosiasi, dan pengetahuan politik.

Sedangkan Ilmu negara adalah ilmu yang mempelajari pengertian-pengertian pokok dan sendi pokok negara pada umumnya. ilmu negara mengkaji asal mula, sifat, hakikat, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan negara beserta seluk-beluknya. seluk beluk negara yang dikaji secara komprehensif sejak munculnya negara, yaitu pemahaman tentang negara, kepemimpinan, serta pemerintahan suatu negara.

Adapun Prof. Nasroen mengemukakan sebagai berikut :

“Tidak satu negara pun ada dengan sendirinya, negara itu diadakan makanya negara ada. Negara itu tidak mungkin mengadakan dirinya sendiri, dan tidak mempunyai kemauan sebagai negara. Yang mengadakan negara itu manusia juga, mengadakan negara itu suatu peristiwa tertentu dan peristiwa itu menghendaki tindakan tertentu pula dari manusia. Tindakan ini berdasarkan kemauan tertentu dari manusia , yaitu kemauan hendak bernegara”.

Dilanjutkan oleh Prof. Nasroen menyampaikan sebagai berikut :

“Negara itu bukan satu pergaulan hidup biasa, tetapi bentuk pergaulan hidup yang khusus dan khususannya.”.

Lebih lanjut Inu Kencana Syafei memaparkan  tentang  Ilmu pemerintahan cenderung lebih melaksanakan antara lain : 

Pendekatan kebijakan/policy, yaitu aturan yang boleh dan yang tidak boleh, Pendekatan kebijaksanaan/widom, yaitu aturan yang bisa diubah,Pendekatan empirik  ( keadaan yang nyata di lapangan )

Sedangkan Ilmu Negara cenderung melaksanakan sebagai berikut :

Pendekatan hukum ( posisi keberadaan konstitusi ), Pendekatan organisasional ( pelembagaan keanggotaan )

Selanjutnya perbedaan yang bisa dikaji lebih mendetail, yaitu obyek formal masing-masing disiplin ilmu tersebut. Ilmu pemerintahan mempunyai obyek materialnya negara, maka pusat perhatiannya pada :

Hubungan pemerintah dengan rakyatnya, Gejala pemerintahan dalam masyarakat Peristiwa-peristiwa dalam pemerintahan.

Sedangkan ilmu negara pusat perhatiannya lebih pada :

Konstitusi, Peraturan dan Timbul dan tenggelamnya negara.

Demikian sekilas pengetahuan yang bisa diambil dari berbagai sumber semoga menambah wawasan dan selamat menunaikan Ibadan Ramadan 1442 H, semoga keberkahan menyertai kita semua. Amiin.