UKS Diharap Dapat Menjaga Kesehatan Siswa

Panjatan News – Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) diharapkan dapat lebih optimal dalam menjaga kesehatan siswa. Apalagi saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19 dan sudah diterapkannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara 100 persen, baik dari tingkat Sekolah Dasar hingga Menengah Atas.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Panewu Anom Panjatan Arita Handiyati  SSTP MEng dalam acara Rapat Koordinasi UKS, Rabu (15/6) di pendopo kapanewon. Hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimkap, drg Nur Rohman dari Puskesmas Panjatan I, Indah Ratnani AMKG dari Puskesmas Panjatan II, Pengawas SD Jumari SPd MPd, Pengawas SMP Yuli Udiasih SPd, serta Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Panjatan.

Lebih lanjut Arita menuturkan, perlunya upaya komprehensif  dari berbagai lintas sektor untuk menjaga kesehatan siswa dengan mengupayakan perilaku hidup bersih dan sehat melalui UKS. Oleh karena pentingnya peran UKS, Kapanewon Panjatan  memfasilitasi untuk ‘berembug’ bersama dalam rangka memaksimalkan peran UKS dalam menjaga kesehatan siswa.

 “Karena sekolah merupakan rumah kedua bagi anak, maka perlu memaksimalkan peran UKS dalam menjaga kesehatan siswa di sekolah. Disamping mendapatkan pendidikan kita juga harus memperhatikan kesehatannya”, tutur Arita.

Pada kesempatan tersebut Jumari berharap, adanya kerjasama dalam mengelola administrasi dan SDM  UKS. Hal tersebut penting dikarenakan UKS merupakan tempat untuk menjaga kesehatan siswa. Selain itu, UKS juga diikutsertakan penilaian lomba sekolah sehat.

Lebih jauh Jumari mengharapkan Puskesmas selalu berkoordinasi dengan sekolah terkait data hasil screening kesehatan siswa. Hal tersebut penting sebagai bahan evaluasi sekolah terhadap kesehatan masing-masing siswa. “Hasil screening siswa dapat digunakan sebagai bahan evaluasi sekolah bagi kesehatan siswa untuk disampaikan supaya diketahui orang tua siswa,” tandas Jumari.