
A. GAMBARAN UMUM DAN SEJARAH KAPANEWON PANJATAN
Kapanewon Panjatan dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Perda No 14 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah. Kapanewon merupakan unsur pelaksana urusan Pemerintahan Daerah yang dibentuk untuk meningkatkan koordinasi penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat kalurahan dan/ atau kelurahan.
Sebagai tindak lanjut Peraturan Bupati Kulon Progo Nomor 85 Tahun 2019 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi, dan Tata Kerja Kapanewon dan Kelurahan, istilah berubah menyesuaikan amanah Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012. Awalnya Kecamatan berubah menjadi Kapanewon. Seksi berubah menjadi Jawatan. Sampai dengan pengistilahan desa berubah menjadi Kalurahan.
Kapanewon Panjatan terdiri atas 11 (sebelas) Kalurahan, yaitu : Panjatan, Gotakan, Cerme, Bojong, Depok, Pleret, Kanoman, Krembangan, Bugel, Garongan, dan Tayuban. Sedangkan batas wilayah sebagai berikut
Sebelah selatan : Samudra Hindia
Sebelah barat : Kapanewon Wates
Sebelah utara : Kapanewon Wates
Sebelah timur : Kapanewon Galur dan Kapanewon Lendah
Kapanewon Panjatan menempati bangunan cagar budaya. Mengutip dari laman jogjacagar.jogjaprov.go.id Bangunan kompleks Kantor Kapanewon Panjatan berupa pendapa dan bangunan di belakangnya. Pendapa berdiri di belakang pendapa baru. Pendapa lama tersebut berupa bangunan dengan atap model limasan.
Konstruksi atap terbuat dari kayu, dengan penutup atap berupa genting vlaam/keripik. Di bawah atap terdapat ornamen rete-rete, dari bahan kayu. Dinding bangunan terbuat dari bata dengan spesi dan plesteran bligon.Pada bagian atas dinding terdapat panil-panil seperti jendela dengan ornamen model krepyak/ jalusi. Selain itu, juga terdapat jendela dengan panil kaca sistem bukaan dalam dan jendela model krepyak sistem bukaan luar. Kedua daun jendela berbentuk kupu tarung. Tampak luar, pintu dan jendela dihiasi dengan motif lengkung diatas dan dibuat menonjol. Plafon bangunan, semula menggunakan anyaman bambu. Oleh karena bahan tersebut mudah rusak, pada tahun 1976 dilakukan penggantian dengan eternit, selain itu juga dilakukan penggantian genteng dengan tipe sama, sedangkan lantai pendhapa lama berupa tegel abu-abu 20 cm x 20 cm.
Bangunan di belakang pendapa merupakan bangunan tembok yang memanjang ke timur - barat. Pada bagian depan terdapat beberapa kamar dan di belakangnya disambung dengan sepen yang merupakan ruang-ruang untuk gudang, dapur, dan kamar mandi. Di bagian belakang dahulu juga terdapat kandang kuda (gedhogan) namun sekarang sudah tidak ada. Di halaman kapanewon terdapat sebuah Tugu. Pada Tugu tersebut terdapat angka tahun 17 Agustus 1958. Tugu ini dibuat sebagai peringatan tiga belas tahun Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
B. TEMPAT DAN KEDUDUKAN
Kapanewon Panjatan bekedudukan di : Jl. Nagung – Brosot, Panjatan, Kulon Progo. Kode Pos 55655
o Telepon : 0274773993
o Faksimile : Sudah tidak digunakan
o Email : panjatan@kulonprogokab.go.id
o Facebook : Kapanewon Panjatan
o Instagram : @kapanewonpanjatan_kp
o Tiktok : @kapanewonpanjatan_kp